PsikoDeks
Buka Kamus Psikologi
NeuropsikologiBiopsikologi

Asetilkolin (ACh)

acetylcholine (ACh)

Ringkasan Singkat

Neurotransmiter utama yang terlibat dalam pembelajaran, memori, dan kontraksi otot di sistem saraf pusat dan perifer.

Asetilkolin (ACh) adalah salah satu neurotransmiter utama dalam tubuh manusia yang bersifat eksitatori (merangsang) di banyak area, namun juga bisa bersifat inhibitori (menghambat) di area lain. Di dalam sistem saraf pusat, asetilkolin memainkan peran vital dalam proses pembentukan memori, perhatian, dan pembelajaran. Kekurangan asetilkolin di otak sering dikaitkan dengan penyakit Alzheimer, di mana terjadi penurunan fungsi kognitif yang drastis.

Di sistem saraf perifer, asetilkolin bertanggung jawab untuk mengirimkan sinyal dari saraf ke otot rangka, yang menyebabkan kontraksi otot. Selain itu, ia juga mengatur aktivitas otot jantung dan otot polos pada organ dalam. Gangguan pada transmisi asetilkolin di tautan saraf-otot dapat menyebabkan penyakit seperti myasthenia gravis, yang ditandai dengan kelemahan otot yang parah. Karena perannya yang sangat luas, banyak obat psikotropika dan medis yang bekerja dengan cara memodulasi sistem asetilkolin ini.

Referensi Yang Bisa Anda Gunakan

  • Kandel, E. R., et al. (2012). Principles of Neural Science.
  • APA Dictionary of Psychology.
Ditambahkan: 5 Mei 2026
Diperbarui: 7 Mei 2026

Peringatan Sitasi Akademik

Halaman ini disusun murni sebagai alat bantu pemahaman awal. Dilarang keras mengutip halaman ini sebagai sitasi utama dalam karya ilmiah atau tugas akhir. Silakan gunakan literatur primer yang tercantum pada daftar pustaka.

Feedback